My Menu

Artikel

Kolaborasi Kemenkop dan PT Agrinas Dorong Penguatan Koperasi Desa Merah Putih di Mimika

06/05/2026 08:16

Kolaborasi Kemenkop dan PT Agrinas Dorong Penguatan Koperasi Desa Merah Putih di Mimika

DISKOPUKM MIMIKA | Timika, Rabu, 06/05/2026

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika mendukung program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM bersama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan koperasi berbasis potensi lokal di Kabupaten Mimika.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Samuel Yogi, menjelaskan bahwa pembangunan tujuh KDMP tahap awal dilakukan di sejumlah wilayah strategis seperti SP 9, SP 5, Kuala Kencana, dan Kwamki Narama. Kehadiran KDMP diharapkan mampu menjadi pusat produksi, distribusi, serta pengembangan komoditas unggulan daerah seperti pinang, noken, dan berbagai aksesoris khas Papua.

Menurut Samuel, program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik koperasi, tetapi juga diarahkan pada penguatan kapasitas manajemen, pembinaan pelaku usaha, hingga peningkatan kualitas kelembagaan koperasi di Mimika. Bahkan, jumlah KDMP ditargetkan akan terus bertambah hingga mencapai 16 unit pada tahun 2027 guna memperluas dampak ekonomi masyarakat.

Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM Mimika juga terus mempersiapkan implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2024 tentang perlindungan dan pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP) yang dijadwalkan berlaku efektif pada 20 Agustus 2026. Pemerintah memberikan ruang penyesuaian bagi pelaku usaha OAP maupun non-OAP melalui pendekatan persuasif dan pembinaan berkelanjutan.

Saat ini tercatat sebanyak 152 koperasi telah terdaftar di Kabupaten Mimika. Salah satu koperasi yang menunjukkan perkembangan positif adalah Koperasi Atuka dengan omzet mencapai sekitar Rp90 juta per bulan dari unit usaha kios sembako. Capaian tersebut menjadi gambaran besarnya potensi ekonomi lokal apabila dikelola secara optimal dan profesional.

Ke depan, Dinas Koperasi dan UMKM Mimika juga berencana menghadirkan tenaga pendamping bisnis yang didukung melalui APBD guna meningkatkan kapasitas koperasi serta memperkuat pemanfaatan aset daerah seperti lahan distrik dan balai kampung untuk mendukung kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Program pembangunan KDMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, memperkuat koperasi lokal, serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat Mimika.

Sumber: timikaexpress.id