18/02/2026 08:53
38 UMKM Meriahkan Festival Pasar Imlek 2026, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal di Mimika
DISKOPUKM MIMIKA | Timika, Selasa, 17/02/2026
Sebanyak 38 pelaku Usaha Mikro, Kecil,
dan Menengah (UMKM) berpartisipasi dalam Festival Pasar
Imlek 2026 yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga
Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mimika di Timika, Papua Tengah. Kegiatan
ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek di Kabupaten Mimika yang
bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM
lokal.
Ketua Panitia Festival Pasar
Imlek Mimika, Yoesoef Kurniawan, menjelaskan bahwa dari ratusan UMKM yang ada
di Mimika, hanya 38 pelaku usaha yang dapat difasilitasi karena keterbatasan
lokasi. Seluruh stan disediakan secara gratis guna memberikan ruang promosi dan
transaksi bagi pelaku usaha. Ia menyebutkan, beberapa stan mampu meraih
keuntungan hingga Rp3 juta per hari selama pelaksanaan festival.
Festival Pasar Imlek
berlangsung selama tiga hari, yakni pada 15–17 Februari 2026. Kegiatan ini
tidak hanya menjadi sarana pengenalan budaya masyarakat Tionghoa di Mimika,
tetapi juga sebagai momentum peningkatan perputaran uang dalam skala
signifikan. Puncak perayaan Imlek akan dilaksanakan pada acara Cap Go Meh pada
3 Maret 2026 di Gedung Eme Neme Yauware.
Salah satu anggota Dewan
Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Mimika, Fransiska Piry, menyampaikan
bahwa pihaknya menghadirkan enam stan yang menjual ukiran khas Suku Kamoro,
anyaman, makanan, dan minuman. Produk-produk tersebut berasal dari perajin asli
Mimika binaan Dekranasda. Keuntungan penjualan yang mencapai lebih dari Rp2
juta per hari turut memberikan dampak positif terhadap peningkatan
produktivitas perajin lokal.
Pelaku UMKM lainnya, Evi Rianty
Dias, menilai festival ini memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku
usaha. Ia berharap ke depan semakin banyak UMKM Mimika yang dapat dilibatkan
dalam kegiatan serupa guna memperluas peluang usaha dan memperkuat ekonomi
masyarakat.
Melalui partisipasi aktif dalam
kegiatan festival seperti ini, diharapkan UMKM Mimika semakin berkembang,
berdaya saing, dan mampu menjadi penggerak utama perekonomian daerah.
Sumber: papuatengah.antaranews.com
