My Menu

Artikel

Festival TIFA 2026 Perkuat Promosi UMKM dan Budaya Papua

31/07/2026 12:01

Festival TIFA 2026 Perkuat Promosi UMKM dan Budaya Papua

DISKOPUKM MIMIKA | Timika, Kamis, 02/07/2026

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Mimika memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Timika Inside Festival of Art atau TIFA 2026 sebagai ruang promosi produk lokal, pengembangan ekonomi kreatif, serta pelestarian seni dan budaya Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika, pada 2–4 Juli 2026.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, S.H., M.H., meninjau sejumlah stan pameran sekaligus membeli produk yang ditawarkan pelaku UMKM. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan pemasaran dan pendapatan pelaku usaha lokal selama festival berlangsung.

Samuel menyampaikan bahwa TIFA tidak hanya menjadi wadah pertunjukan seni, tarian, dan budaya, tetapi juga ruang strategis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat dan calon konsumen. Festival ini dinilai mampu memperkenalkan produk unggulan Papua sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Pelaksanaan TIFA 2026 melibatkan sekitar 30 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Tanah Papua. Produk-produk yang dipamerkan hadir bersama rangkaian kegiatan budaya, antara lain karnaval, pameran, pertunjukan tari, pekan budaya Papua, serta pengolahan pangan lokal.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2019, TIFA dinilai telah memberikan manfaat terhadap pelestarian budaya dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran peserta dari Mimika dan sejumlah daerah lain juga memperkuat pertukaran kreativitas, promosi produk, serta jaringan antarpelaku usaha di Papua.

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika berharap TIFA dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, komunitas seni, dan seluruh pemangku kepentingan. Dukungan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan omzet UMKM, memperluas pasar produk lokal, serta memperkuat identitas budaya Papua dalam pembangunan ekonomi daerah.