13/08/2026 10:11
Festival UMKM Nasional Mimika ke-10 Catat Omzet Rp670,7 Juta, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
DISKOPUKM MIMIKA
| Timika, Rabu, 12/08/2026
Festival UMKM Nasional Kabupaten Mimika ke-10 Tahun
2026 resmi ditutup pada Rabu (12/08/2026) di Gedung Eme Neme Yauware, Timika. Selama tiga hari
pelaksanaan, kegiatan tersebut berhasil mencatatkan omzet penjualan sebesar Rp670.759.500,
menunjukkan tingginya aktivitas transaksi serta antusiasme masyarakat terhadap
produk-produk pelaku UMKM di Kabupaten Mimika.
Penutupan festival dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Pemerintahan,
Politik dan Hukum, Yohana Paliling. Mewakili Pemerintah
Kabupaten Mimika, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, perangkat daerah,
pelaku UMKM, dunia usaha, perbankan, mitra pembangunan, serta seluruh pihak
yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan. Festival tersebut dinilai
menjadi ruang penting untuk memperlihatkan berbagai produk, karya, dan kreativitas pelaku UMKM Mimika
kepada masyarakat.
Yohana menegaskan bahwa berakhirnya festival bukan
menjadi akhir dari proses pengembangan usaha. Sebaliknya, momentum tersebut
diharapkan menjadi langkah lanjutan bagi pelaku UMKM untuk membangun usaha
secara lebih konsisten, terencana,
dan berkelanjutan. Pelaku usaha juga didorong untuk terus
meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, menjaga kepercayaan konsumen,
memperkuat identitas produk, membaca peluang pasar, memanfaatkan teknologi,
meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan, serta memperluas jejaring usaha.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi,
melaporkan bahwa capaian omzet pada festival tahun 2026 mengalami peningkatan
dibandingkan tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan tahun ini omzet mencapai Rp670,75 juta, sementara pada tahun
sebelumnya tercatat sekitar Rp550
juta. Capaian tersebut berasal dari transaksi berbagai pelaku
UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas
Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah UMKM
binaan BUMN.
Menurut Samuel Yogi, capaian tersebut tidak hanya
dilihat sebagai angka transaksi, tetapi juga mencerminkan kerja keras, kreativitas, dan keberanian pelaku
UMKM dalam mengembangkan usahanya. Aktivitas ekonomi selama
festival turut menggambarkan perputaran ekonomi masyarakat yang memberikan
manfaat kepada pelaku usaha dan keluarga mereka. Karena itu, hasil Festival
UMKM Nasional Mimika ke-10 diharapkan menjadi motivasi agar semakin banyak UMKM
lokal mampu berkembang dan naik kelas.
Pengembangan UMKM juga membutuhkan kolaborasi
berkelanjutan antara pemerintah, perbankan, dunia usaha, lembaga pendidikan,
media, serta masyarakat. Dukungan pembiayaan, peningkatan kompetensi, kemitraan
usaha, promosi, hingga keberpihakan masyarakat terhadap produk lokal menjadi
bagian penting dalam memperkuat ekosistem UMKM di Kabupaten Mimika.
Melalui keberhasilan pelaksanaan Festival UMKM Nasional Kabupaten Mimika ke-10 Tahun
2026, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika berharap
semangat kreativitas, kolaborasi, serta peningkatan kualitas usaha terus
berlanjut setelah kegiatan berakhir. Dengan UMKM yang semakin maju dan berdaya
saing, diharapkan perekonomian
masyarakat Kabupaten Mimika semakin kuat dan berkelanjutan.
Sumber: torangbisa.com & jurnalpapua.id
