31/07/2026 14:18
DISKOPUKM Mimika Perkuat UMKM OAP melalui Bimtek LPSE dan Pemanfaatan SIKaP OAP
DISKOPUKM MIMIKA | Timika, Senin,
27/07/2026
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro,
Kecil, dan Menengah Kabupaten Mimika menyelenggarakan Bimbingan Teknis dan praktik
Layanan Pengadaan Secara Elektronik bagi pelaku UMKM Orang Asli Papua.
Kegiatan tahun kedua tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman peserta
mengenai legalitas usaha, sistem pengadaan pemerintah, serta pemasaran produk
melalui sarana digital.
Pelaksanaan kegiatan ini
merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika dalam
mengimplementasikan Peraturan Daerah Kabupaten Mimika Nomor 4 Tahun
2024 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
Orang Asli Papua. Regulasi tersebut menjadi landasan bagi
pemerintah daerah untuk memperkuat perlindungan, pembinaan, dan pengembangan
pelaku usaha OAP.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM
Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, S.H., M.H., menyampaikan pentingnya
menjaga dan mengembangkan komoditas lokal seperti noken, pinang, serta berbagai
produk olahan khas Papua. Produk tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi,
tetapi juga mencerminkan identitas, pengetahuan, dan kekayaan budaya masyarakat
Orang Asli Papua.
Melalui Bimtek tersebut, para
pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai persyaratan administrasi, mekanisme
LPSE, dan peluang memasukkan produk ke dalam Katalog Elektronik pengadaan
barang dan jasa pemerintah. Pendampingan ini diharapkan
membantu pelaku usaha meningkatkan legalitas, kualitas pengelolaan, dan
kemampuan memasarkan produk secara lebih luas.
Kegiatan juga memperkenalkan
pemanfaatan Sistem Informasi Kinerja Penyedia Orang Asli Papua atau SIKaP OAP.
Sistem tersebut berfungsi sebagai basis data penyedia OAP dan dapat membantu
proses pendataan, verifikasi, serta pemetaan pelaku usaha yang berpotensi
terlibat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Dinas Koperasi dan UMKM
Kabupaten Mimika menerapkan pendekatan pelayanan aktif dengan merangkul dan
mendampingi pelaku usaha secara langsung, termasuk kelompok mama-mama Papua.
Pendekatan tersebut diharapkan mengurangi hambatan administrasi serta
memastikan program pembinaan dan pelatihan dapat diterima oleh pelaku usaha
yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini,
Pemerintah Kabupaten Mimika berharap UMKM OAP semakin tertib secara
administrasi, mampu memanfaatkan teknologi, memperoleh akses pasar yang lebih
luas, serta meningkatkan daya saing dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah
yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber: Warta Mimika, “Proteksi Komoditas Lokal dan Inovasi SIKaP OAP:
Langkah Strategis Pemkab Mimika Dorong UMKM Papua Naik Kelas.”
